Pencarian

Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 Gelar District Festival di Lima Venue Blok M, Hadirkan Tahiti 80 hingga The Beths

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:42:01 WIB
Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 Gelar District Festival di Lima Venue Blok M, Hadirkan Tahiti 80 hingga The Beths
Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 akan digelar di lima venue di kawasan Blok M, Jakarta.

SULAWESI TENGGARA — Resonine selaku penyelenggara mengumumkan bahwa Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di lima venue dalam satu kawasan. Kelima tempat tersebut adalah Taman Kota Peruri, Ina Hall Peruri, M Bloc Livehouse, COMA Bar, dan Melting Pop. Pemilihan venue yang berdekatan ini disebut sebagai upaya menciptakan pengalaman festival yang lebih nyaman.

Konsep Sana-Sini yang Lebih Terintegrasi

Perwakilan Resonine, Putri Limbak Cahaya, mengatakan bahwa konsep Sana-Sini tetap menjadi fondasi festival tahun ini. Perbedaannya, kata dia, venue lebih berdekatan dan terpusat di satu kawasan sehingga penonton bisa menikmati festival sebagai perjalanan yang mengalir.

“Kami ingin penonton bisa menikmati festival sebagai perjalanan yang mengalir, tanpa harus terburu-buru, dan benar-benar fokus pada pengalaman musiknya,” ujar Putri dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id.

The Lab: Ruang Kolaborasi Sehari Sebelum Festival

Rangkaian Soundrenaline 2026 dimulai lebih awal lewat program The Lab pada 17 Juli di Melting Pop. Program ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi musisi berkembang, komunitas kreatif, dan pelaku industri musik. Beragam agenda akan digelar, mulai dari speed meeting, talkshow, listening session, hingga networking night.

Sejumlah figur industri festival musik lokal dan internasional turut hadir, di antaranya Phuong Le (Music Director Wonderfruit Festival), James Minor (SXSW Music Festival), Hydhir Ramli (Baybeats/Esplanade), David Karto (Synchronize Festival), Ghana Banyubiru (The Sounds Project), serta Ferry Darmawan (Joyland Festival).

Lineup Dua Hari: Dari Naykilla hingga DIIV

Pada hari pertama, 18 Juli, panggung Soundrenaline akan diisi oleh grup asal Prancis Tahiti 80 dan band asal Australia Last Dinosaurs. Dari dalam negeri, sejumlah nama seperti Elephant Kind, Seringai, Efek Rumah Kaca, The Panturas, Naykilla, Reality Club, Thee Marloes, dan White Chorus turut meramaikan.

Hari kedua, 19 Juli, menghadirkan DIIV dan The Beths sebagai bintang internasional. Deretan musisi Indonesia yang tampil antara lain The Adams, Float, Danilla, Sal Priadi, The SIGIT, Ali, Beijing Connection, dan PORIS. Kolaborasi khusus juga disiapkan, seperti Jo Soegono x Mocca dan Maisonc x Kunto Aji, serta penampilan Nyanyi Bareng Jakarta.

Lima Venue dengan Karakter Berbeda

Setiap venue menawarkan pengalaman yang berbeda. Taman Kota Peruri menjadi area outdoor terbesar sekaligus panggung utama yang akan menghadirkan musisi internasional dan berbagai aktivitas festival. Ina Hall Peruri menyajikan konsep The Unseen Side Of dan The Unplugged, sementara M Bloc Livehouse juga menjadi lokasi penampilan spesial dengan konsep serupa.

COMA Bar menjadi ruang kolaborasi antara musisi pendatang baru dan penampil utama. Adapun Melting Pop lebih dekat dengan aktivitas kolektif, komunitas, dan pertunjukan kreatif.

“Di Soundrenaline 2026, kami mengombinasikan lebih banyak nama besar dengan ruang yang tetap terbuka bagi emerging musicians,” tambah Putri. Ia berharap musisi pendatang baru tidak hanya mendapat panggung, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh melalui kolaborasi dengan musisi besar.

Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks