MOROWALI — Ratusan warga dan pengurus organisasi kemasyarakatan Suku Tolaki di tanah rantau berkumpul dalam perayaan Milad ke-2 KKTS.M. Kegiatan yang digelar di Desa Makarti Jaya itu mengusung tema kebersamaan dan kepedulian antar sesama untuk mewujudkan harmoni di Bumi Tepe Asa Moroso.
Wadah Pemersatu di Perantauan
Dewan Pendiri KKTS.M, Roy Capri, mengungkapkan bahwa organisasi ini lahir dari kebutuhan akan tempat berkumpul bagi putra-putri Tolaki yang berada di Morowali. Menurutnya, wadah ini penting untuk saling merangkul, menjaga nilai-nilai budaya, dan memperkuat solidaritas di perantauan.
"Kami melihat pentingnya sebuah wadah untuk saling merangkul, menjaga nilai-nilai budaya, serta memperkuat solidaritas di perantauan," ujarnya.
Kolaborasi dengan TNI-Polri Jadi Kunci
Ketua Umum KKTS.M, Kasmanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan dan identitas budaya di perantauan. Ia juga menyoroti perlunya sinergi dengan pemerintah, TNI, dan Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Morowali.
"Melalui momentum Milad ini, kami berharap seluruh keluarga besar Tolaki di Morowali dapat terus bersatu, saling mendukung, serta menjaga identitas budaya kita," kata Kasmanto.
Musyawarah untuk Jaga Persatuan
Dewan Penasehat KKTS.M, Rastan, mengingatkan agar persatuan yang sudah terjalin tidak mudah terpecah oleh persoalan kecil. Ia mendorong agar setiap masalah diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan.
"Jangan sampai persoalan kecil merusak kebersamaan. Utamakan musyawarah dan kekeluargaan dalam setiap penyelesaian masalah," tegasnya.
Harapan di Usia ke-2
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Umum KKTS.M, Janjar Rahmadi, berharap organisasi ini semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Tolaki di Morowali untuk bersatu dalam wadah KKTS.M.
"Dengan usia yang ke-2 ini, kami berharap KKTS.M semakin memperkuat persatuan masyarakat Tolaki di Morowali, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," tuturnya.
Acara Ditutup dengan Tari Lulo
Rangkaian acara juga diisi dengan pemutaran film dokumentasi perjalanan KKTS.M sejak awal berdiri. Perayaan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan tari Lulo bersama yang diikuti seluruh anggota. Suasana berlangsung meriah dan kondusif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua BPD Desa Makarti Jaya serta jajaran pengurus dan anggota KKTS.M.