Pencarian

Dishub Konawe Gandeng Polisi dan BPTD Tertibkan Truk ODOL, Operasi Fokus di Empat Titik Rawan

Senin, 15 Juni 2026 • 20:36:01 WIB
Dishub Konawe Gandeng Polisi dan BPTD Tertibkan Truk ODOL, Operasi Fokus di Empat Titik Rawan
Dishub Konawe bersama polisi dan BPTD gelar operasi tertibkan truk ODOL di empat titik rawan.

KONAWE — Fenomena truk kelebihan muatan dan dimensi (ODOL) di Kabupaten Konawe memasuki babak penindakan serius. Dishub setempat memutuskan untuk tidak bekerja sendiri. Mereka merangkul aparat kepolisian dan regulator transportasi darat dalam sebuah operasi terpadu yang dirancang untuk memberikan efek jera sekaligus edukasi kepada para sopir dan pemilik usaha angkutan.

Rapat koordinasi sekaligus briefing kesiapan operasi digelar di ruang rapat kantor Dishub Konawe pada Senin lalu. Hadir dalam pertemuan itu perwakilan dari Satlantas Polres Konawe, BPTD Kelas II Provinsi Sulawesi Tenggara, serta PT Jasa Raharja sebagai penjamin perlindungan dasar pengguna jalan.

Empat Fokus Utama Operasi ODOL

Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Konawe, Asprianto, yang bertindak sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), memimpin langsung apel kesiapan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata tentang penilangan.

”Operasi ini bukan sekadar penegakan hukum atau penilangan, melainkan bentuk edukasi dan upaya preventif kita bersama untuk menyelamatkan aset jalan serta menurunkan angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Konawe,” tegas Asprianto.

Secara teknis, petugas gabungan akan memeriksa empat aspek krusial kendaraan angkutan:

  • Pengukuran dimensi: Memastikan panjang, lebar, dan tinggi kendaraan sesuai dokumen melalui uji KIR.
  • Penimbangan muatan: Mengecek tonase agar tidak melampaui Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI).
  • Pemeriksaan administrasi: Merazia kelengkapan SIM, STNK, dan masa berlaku uji berkala.
  • Edukasi keselamatan: Sosialisasi dampak buruk ODOL yang melibatkan Jasa Raharja.

Pemantauan dari Pagi hingga Malam di Black Spot

Briefing tersebut juga menghasilkan peta titik rawan atau black spot yang kerap menjadi jalur truk bermuatan lebih. Jajaran Satlantas Polres Konawe berkomitmen melakukan pemantauan intensif sejak pagi hingga malam hari di lokasi-lokasi tersebut.

”Kendaraan ODOL bukan hanya merusak fasilitas negara, tetapi juga membahayakan nyawa. Melalui operasi ini, kita ingin membangun kesadaran agar mereka mematuhi aturan standar daya angkut,” tambah Asprianto.

Penertiban terintegrasi ini ditargetkan mampu memperpanjang usia pakai jalan raya di Konawe dan meminimalisir kecelakaan fatal yang dipicu oleh rem blong atau patah as akibat beban berlebih. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bertahap mewujudkan Kabupaten Konawe yang bebas dari pelanggaran ODOL.

Bagikan
Sumber: idealita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks