Pencarian

Tim SAR Gabungan Bagi Dua Tim di Hari Ke-4 Cari Pemancing Jatuh dari Longboat di Perairan Lasalimu Buton

Rabu, 17 Juni 2026 • 14:35:01 WIB
Tim SAR Gabungan Bagi Dua Tim di Hari Ke-4 Cari Pemancing Jatuh dari Longboat di Perairan Lasalimu Buton
Tim SAR gabungan membagi dua area pencarian korban pemancing jatuh di perairan Lasalimu, Buton.

BUTON — Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan Tim 1 menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir area seluas 25 mil laut persegi. Sementara Tim 2 memakai longboat milik warga setempat dengan radius pencarian 6,8 mil laut persegi.

"Kami optimalkan penyisiran di titik koordinat potensial yang sudah dipetakan," ujar Amiruddin dalam keterangannya, Rabu.

Kronologi: Berangkat Tengah Malam, Perahu Ditemukan Hanyut

Insan pergi melaut seorang diri pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 02.00 WITA menggunakan longboat. Ia berniat memancing di perairan sekitar Lasalimu Selatan.

Keluarga mulai curiga saat korban tak kunjung pulang. Keesokan harinya, Minggu (14/6/2026), perahu longboat dan ponsel milik Insan ditemukan dalam kondisi kosong terdampar di pesisir Desa Koepisino (Tanah Merah), Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara.

Warga dan pihak terkait sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil. Informasi itu kemudian dilaporkan ke KPP Kendari.

Cuaca Mendukung, Alat Sonar Bawah Air Dikerahkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kondisi cuaca di lokasi pencarian cukup bersahabat. Kecepatan angin tercatat 11 km/jam bertiup dari arah timur.

Untuk memaksimalkan operasi, sejumlah peralatan SAR modern diturunkan, termasuk Aquaeye — alat sonar pemindai korban di bawah air. Selain itu, tim juga membawa Rescue Car, RIB, perahu longboat, serta peralatan medis dan evakuasi.

Unsur Gabungan dari Polairud hingga Warga Lokal

Operasi SAR ini melibatkan kerja sama lintas instansi. Unsur yang turun di lapangan antara lain SAR Mission Coordinator (SMC) beserta staf KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polairud Buton Utara, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan penyisiran intensif di atas permukaan laut dan memantau tanda-tanda keberadaan korban. Keluarga berharap Insan segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks