Pencarian

Alfamidi Kendari Salurkan 3.000 Butir Telur ke 50 Anak, BKKBN Sultra Apresiasi Langkah Cegah Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 • 02:27:31 WIB
Alfamidi Kendari Salurkan 3.000 Butir Telur ke 50 Anak, BKKBN Sultra Apresiasi Langkah Cegah Stunting
Alfamidi Kendari menyalurkan 3.000 butir telur kepada 50 anak sebagai upaya pencegahan stunting.

KENDARI — Sebanyak 50 anak di Kota Kendari menerima total 3.000 butir telur dari Alfamidi Cabang Kendari pada Senin (29/6/2026). Masing-masing anak mendapatkan jatah 60 butir telur yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan protein hewani mereka sebagai langkah strategis mencegah stunting.

Penyaluran bantuan ini merupakan rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional. Alfamidi menggandeng BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Bantuan Protein untuk Generasi Sehat

Branch Manager Alfamidi Cabang Kendari, Bagus Sugiarto, menyatakan program ini merupakan komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat. “Melalui program CSR ini, Alfamidi ingin berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi anak sebagai salah satu langkah pencegahan stunting khususnya di Kota Kendari,” ujarnya.

Bagus menambahkan, momen Hari Keluarga Nasional dipilih agar bantuan ini tidak hanya bersifat seremonial. “Bantuan ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama,” kata dia.

BKKBN: Stunting Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, mengapresiasi langkah Alfamidi yang turun langsung memberikan manfaat kepada masyarakat. “Stunting merupakan tantangan bersama yang penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Kami mengapresiasi kepedulian Alfamidi Cabang Kendari yang telah berkontribusi melalui penyaluran bantuan telur kepada anak-anak yang membutuhkan,” ungkapnya.

Asmar berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut agar percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tenggara semakin optimal. Data BKKBN menunjukkan angka stunting di provinsi ini masih memerlukan intervensi serius dari sektor swasta maupun pemerintah.

Sinergi Swasta-Pemerintah Perkuat Gizi Anak

Bagus menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Alfamidi berharap program-program sosial yang dijalankan dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak,” imbuhnya.

Melalui semangat Hari Keluarga Nasional, Alfamidi dan BKKBN Sultra berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam pemenuhan gizi anak. Target jangka panjangnya adalah mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Bagikan
Sumber: kolomrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks