JAKARTA — Tiga penghargaan nasional diraih PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) dalam kurun waktu lebih dari sepekan. Penghargaan terbaru diterima pada ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Sebelumnya, Bank Sultra juga membawa pulang penghargaan dari 7th Top Bank Awards 2026 oleh The Iconomics pada 25 Juni 2026 dan Indonesia Best Bank Awards 2026 dari Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026.
Ajang BIA 2026: Apresiasi untuk 60 Perusahaan
Bisnis Indonesia Group memberikan penghargaan kepada 60 perusahaan dan satu pemimpin korporasi dalam ajang BIA 2026. Tema yang diusung adalah Where Growth Meets Strength. Perusahaan dinilai mampu menjaga pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan ekonomi.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, hadir sebagai keynote speaker. Ia menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak lagi hanya diukur dari tingginya pertumbuhan laba.
“Pertumbuhan yang baik bukan semata-mata mencatat pertumbuhan yang tinggi, tetapi harus merupakan pertumbuhan yang dikelola dengan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko yang memadai, serta orientasi jangka panjang,” ujar Friderica.
Strategi Digitalisasi dan Perluasan Pembiayaan UMKM
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan tiga penghargaan itu menjadi bukti kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kinerja perusahaan. Menurutnya, strategi ekspansi dan digitalisasi yang dijalankan sudah berada di jalur yang tepat.
“Apresiasi ini menjadi booster sekaligus tanggung jawab besar. Ini membuktikan strategi ekspansi dan digitalisasi kami sudah berada di jalur yang tepat (on the right track) untuk terus mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan kompetitif,” katanya.
Saat ini, fokus utama Bank Sultra adalah mempercepat transformasi digital. Peningkatan keandalan layanan mobile banking, efisiensi proses internal, dan pengembangan produk pembiayaan yang lebih fleksibel bagi sektor produktif di Sulawesi Tenggara menjadi prioritas.
Andri menegaskan, Bank Sultra berkomitmen memperkuat perannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Digitalisasi ekosistem keuangan dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong.
“Kami ingin memastikan setiap pertumbuhan bisnis yang diraih Bank Sultra dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, sehingga mampu mendorong terciptanya perekonomian daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Konsistensi GCG dan Kinerja Keuangan Sehat
Raihan tiga penghargaan nasional itu mempertegas posisi Bank Sultra sebagai bank pembangunan daerah yang mampu bersaing di level nasional. Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), memperkuat mitigasi risiko, serta menjaga kinerja keuangan yang sehat.
Prestasi tersebut menjadi momentum bagi Bank Sultra untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mempercepat inovasi digital, serta memperkuat kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.