Sebanyak 150 pelajar SMA/SMK sederajat dari 32 sekolah se-Sulawesi Tenggara mengikuti kompetisi bahasa Inggris Maxim Quiz: English Brain yang digelar perdana di Kendari, Jumat (21/8/2026). Ajang yang berlangsung di Main Atrium Mall ini merupakan hasil kolaborasi perusahaan transportasi online Maxim dengan Balai Bahasa Sulawesi Tenggara (Sultra).
KENDARI — Maxim untuk pertama kalinya membawa kompetisi edukasi berbahasa Inggris ke Kota Kendari. Kota ini menjadi titik ke-11 dari rangkaian acara serupa yang sebelumnya telah digelar di Jakarta, Denpasar, Palembang, Balikpapan, Makassar, Cilegon, Serang, Kupang, dan Medan.
Berbeda dari lomba konvensional, Maxim Quiz: English Brain mengusung metode pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif. Para peserta ditantang menguji kemampuan berbahasa Inggris sambil mengasah kecepatan berpikir, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan.
Hadiah Utama dan Dukungan Bunda Literasi
Panitia menyiapkan total saldo perjalanan Maxim senilai Rp 2,7 juta bagi tiga pemenang utama. Juara pertama membawa pulang saldo Rp 1,2 juta, disusul juara kedua Rp 900 ribu, dan juara ketiga Rp 600 ribu. Masing-masing pemenang juga mendapat piagam penghargaan dan medali.
Acara dibuka langsung oleh Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula. Sebelum kompetisi dimulai, peserta juga mendapatkan sosialisasi bahaya narkotika dari BNNP Sultra serta materi tertib berlalu lintas dari Satlantas Polresta Kendari bersama Jasa Raharja Sultra.
Harapan Balai Bahasa dan Maxim
Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, kompetisi semacam ini menjadi wadah positif bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam suasana yang menyenangkan dan kompetitif.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris," ungkap Dewi.
Head of Subdivision Maxim Kendari, Khairul Rasyid Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme pelajar Sultra. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan perusahaan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda melalui pemanfaatan teknologi.
"Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan membangun kepercayaan diri agar mampu mengikuti perkembangan zaman," ujarnya.
Mendorong Generasi Muda Melek Teknologi
Konsep kompetisi yang memadukan teknologi dalam proses pembelajaran dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Pendekatan ini membuat proses belajar bahasa Inggris tidak lagi berlangsung secara konvensional, melainkan dikemas menjadi pengalaman yang dinamis dan menarik.
Melalui kegiatan ini, Maxim berupaya menghadirkan program yang mendukung pengembangan potensi generasi muda di berbagai daerah. Penyelenggaraan di Kendari diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang positif sekaligus membangun kepercayaan diri pelajar dalam menghadapi tantangan global ke depan.