KENDARI — Di hadapan 763 wisudawan UHO, Nur Hikmah menyampaikan pesan yang jarang terdengar dari seorang lulusan terbaik. Ia justru mengingatkan bahwa gelar akademik yang baru disandangnya bukanlah garis finis, melainkan titik start untuk kompetisi yang sesungguhnya.
“Lulus hari ini bukan berarti kita berhenti belajar. Justru, ujian aslinya baru saja dimulai,” kata Nur Hikmah dalam sambutannya sebagai wakil wisudawan, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan memasuki fase baru yang menuntut kemampuan menentukan arah masa depan. Ia menyebut fase tersebut sebagai momen di mana perjuangan bukan lagi soal skripsi, melainkan tentang masa depan yang akan dihadapi.
Modal Adaptasi Lebih Penting dari Sekadar Gelar
Nur Hikmah menegaskan, kemampuan bertahan dan beradaptasi menjadi bekal krusial saat menghadapi penolakan maupun kesulitan di dunia kerja. Pesan ini sejalan dengan arahan Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munandi, S.T., M.Eng., yang meminta para lulusan membekali diri dengan kemampuan adaptasi, kreativitas, inovasi, dan integritas.
“Di tengah dinamika kehidupan dan dunia kerja, Saudara dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, serta integritas yang tinggi,” ujar Khairul Munandi.
Penghargaan untuk Dosen dan Rekor IPK Sempurna
Dalam pidatonya, Nur Hikmah juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi perjalanan akademiknya. Ia secara khusus berterima kasih atas setiap koreksi yang diberikan selama proses penyusunan skripsi.
“Terima kasih tidak hanya karena telah memberikan kami ilmu, tetapi juga telah menguji kesabaran kami. Terima kasih atas setiap coretan merah di draf skripsi kami,” katanya.
Selain Nur Hikmah, UHO juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Burhanuddin tercatat sebagai lulusan terbaik Program Studi Ilmu Ekonomi S3 dengan IPK 4,00 dan masa studi 2 tahun 5 bulan. Sementara itu, Adian Takwa menjadi lulusan terbaik Program Studi Kajian Budaya S2 dengan IPK 4,00 dan masa studi 1 tahun 5 bulan.
Wisuda UHO kali ini meluluskan 763 orang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program doktor, magister, profesi dokter, sarjana, hingga diploma. Bagi Nur Hikmah, predikat lulusan terbaik kini menjadi modal awal untuk membuktikan ilmu yang diperolehnya melalui kiprah di dunia profesional maupun masyarakat.