Pencarian

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Temui Diaspora di Kendari, Bawa Misi Legalisasi Kerja Sama Pangan Antar-Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:58 WIB
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Temui Diaspora di Kendari, Bawa Misi Legalisasi Kerja Sama Pangan Antar-Daerah
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama rombongan menerima sambutan hangat warga diaspora di Kendari.

KENDARI — Suasana kekeluargaan mewarnai kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang di Kota Kendari, Kamis (28/5/2026). Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah serta sejumlah pejabat daerah disambut langsung oleh warga perantauan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) Sulawesi Tenggara.

Penyambutan berlangsung sejak penjemputan di Bandara Haluoleo hingga acara makan malam di Padi-Padi Restaurant. Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap Fantry Taherong, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap.

Misi Ekonomi di Balik Silaturahmi

Syaharuddin Alrif menegaskan kunjungan ini bukan sekadar agenda formal. Ada misi ekonomi yang ingin diperkuat, terutama terkait legalisasi kerja sama perdagangan pangan antara Sidrap dan Kendari.

Komoditas seperti telur, beras, dan daging ayam selama ini banyak dipasok dari Sidrap ke Sulawesi Tenggara. Namun, hubungan dagang itu belum tercatat secara resmi sebagai kerja sama antardaerah.

“Suplai pangan di Kendari cukup dominan berasal dari Sidrap. Karena itu kita ingin ada legalisasi kerja sama supaya tercatat resmi di pemerintah pusat,” ujar Syaharuddin dalam sambutannya.

Data BPS Jadi Tolok Ukur, Bukan Konten Medsos

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga melontarkan pernyataan yang menarik perhatian para diaspora. Ia menegaskan bahwa keberhasilan daerah tidak diukur dari pencitraan di media sosial, melainkan dari data statistik resmi.

“Keberhasilan daerah itu bukan ditulis lewat narasi di media sosial, tapi ditulis lewat angka Badan Pusat Statistik,” tegasnya.

Ia memaparkan sejumlah capaian Sidrap: pertumbuhan ekonomi naik dari 4 persen menjadi 7,71 persen, dan angka kemiskinan turun dari 5 persen menjadi 4 persen. Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa Sidrap akan menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan penurunan angka kemiskinan terendah di Pulau Sulawesi.

Diaspora Dapat Panggung untuk Kolaborasi

Malam silaturahmi itu tidak hanya diisi sambutan formal. Syaharuddin memperkenalkan satu per satu rombongan yang ikut hadir, mulai dari anggota DPRD, kepala dinas, hingga staf protokol. Tujuannya agar warga Sidrap di Kendari merasa lebih dekat dengan pemerintah daerahnya.

Ketua Kebugis Sultra, Amir Ali, mengaku bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, warga Sidrap di Kendari berasal dari berbagai latar profesi, mulai pengusaha, profesional, hingga pelaku usaha kecil.

“Kami berharap ada sharing pengalaman dan semangat membangun daerah dari Bapak Bupati untuk warga Sidrap di Kendari,” ujarnya.

Fakta Singkat Kunjungan Bupati Sidrap ke Kendari

  • Kunjungan berlangsung dari 28 hingga 31 Mei 2026.
  • Agenda utama: legalisasi kerja sama perdagangan pangan Sidrap-Kendari.
  • Komoditas utama yang diperdagangkan: telur, beras, dan daging ayam.
  • Pertumbuhan ekonomi Sidrap naik dari 4% menjadi 7,71%.
  • Angka kemiskinan turun dari 5% menjadi 4%.

Kunjungan kerja ini kini dipandang bukan sekadar agenda pemerintahan biasa. Pertemuan tersebut menjadi simbol bagaimana hubungan antardaerah dibangun lewat jalur ekonomi, diaspora, dan rasa kekeluargaan. Percakapan tentang kampung halaman, perdagangan pangan, hingga masa depan Sidrap dan Kendari menyatu dalam satu suasana yang hangat dan penuh kepentingan pembangunan.

Bagikan
Sumber: katasulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks