KENDARI — Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara memasuki babak baru. Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menemui Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf untuk membahas realisasi program prioritas nasional tersebut di daerahnya.
Pertemuan itu berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu. Jumarding mengatakan, pembahasan difokuskan pada kelengkapan administrasi dan teknis agar proyek bisa segera berjalan.
Lahan di Pakue Disiapkan, Oktober 2026 Target Lelang Konstruksi
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan sinyal positif terkait kesiapan Kolaka Utara. Ia menekankan komitmen pemerintah daerah dalam penyediaan lahan menjadi kunci utama kelanjutan proyek ini.
“Pak Menteri menyampaikan bahwa Kolaka Utara sudah siap. Tinggal melengkapi beberapa persyaratan yang diperlukan agar pada bulan Oktober nanti proses lelang konstruksi sudah bisa dilaksanakan,” kata Jumarding saat dihubungi di Kendari, Jumat.
Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kolaka Utara direncanakan berada di Kecamatan Pakue. Pemilihan titik ini diharapkan bisa memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
Skema Pendanaan: APBN untuk Fisik, Pemda Siapkan Tanah
Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus pengentasan kemiskinan.
“Tanah disediakan oleh kabupaten/kota atau provinsi. Pembangunan dari APBN. Kepala sekolah diusulkan oleh kepala daerah. Ini kerja bersama, dari awal sampai pengawasan,” ucap Saifullah Yusuf.
Dalam skema ini, seluruh biaya pembangunan fisik sekolah akan ditanggung sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, pemerintah daerah bertanggung jawab menyediakan lahan yang siap bangun serta mendukung kelancaran seluruh proses pelaksanaannya.
Delapan Daerah di Indonesia Tunjukkan Progres Konkret
Mensos menyebutkan bahwa terdapat delapan daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Kolaka Utara, yang telah menunjukkan progres kesiapan lahan secara konkret. Hal ini memungkinkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen untuk memasuki tahapan berikutnya.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, proses lelang konstruksi ditargetkan dimulai pada Oktober 2026. Kehadiran Sekolah Rakyat di Kolaka Utara diharapkan menjadi jawaban atas keterbatasan akses pendidikan bagi warga kurang mampu di wilayah pesisir dan pedalaman Sulawesi Tenggara.