SULAWESI TENGGARA — Pencapaian penjualan global BYD pada Juni 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Angka 403.472 unit tersebut melampaui capaian Mei 2026 yang berada di angka 383.453 unit. Kenaikan ini memperkuat posisi BYD sebagai salah satu produsen NEV terbesar di dunia, didorong oleh kepercayaan konsumen terhadap teknologi listrik dan plug-in hybrid.
BYD Tembus Peringkat Empat di Pasar Indonesia
Di pasar domestik, BYD membukukan penjualan sebanyak 5.264 unit sepanjang Juni 2026. Pencapaian ini mengantarkan merek asal China tersebut ke posisi keempat sebagai merek mobil terlaris di Indonesia bulan lalu. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa penerimaan masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat.
Sales Support Manager Haka Auto, Bayu Marfiadi, mengonfirmasi bahwa tren positif tersebut terasa di jaringan mereka. "Peningkatan penjualan lineup BYD pada Juni juga terasa di Haka Auto melalui dua produk primadona, yakni BYD Atto 1 khususnya varian Premium dan Standard, serta BYD M6 DM," ujar Bayu. Ia menambahkan bahwa BYD M6 EV juga berkontribusi sebagai volume maker yang memperkuat performa penjualan di jaringan dealer Haka Auto.
Dua Teknologi Penggerak yang Disukai Konsumen
Kombinasi kendaraan listrik murni (BEV) dan teknologi Dual Mode Plug-in Hybrid yang dihadirkan BYD dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas konsumen Indonesia yang beragam. Model seperti BYD Atto 1 dan BYD M6 menjadi pilihan utama karena menawarkan efisiensi energi tanpa mengorbankan fleksibilitas penggunaan harian.
Haka Auto Perkuat Layanan Purna Jual dan Ekspansi Jaringan
Menyikapi lonjakan jumlah pengguna BYD, Haka Auto berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan purna jual. Aftersales Manager Haka Auto, Raymond Muldhany, menegaskan bahwa pertumbuhan penjualan yang masif harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan. "Kami secara berkelanjutan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen, seiring jumlah outlet Haka Auto yang terus berkembang masif ke depan," kata Raymond.
Langkah strategis ini mencakup ekspansi jaringan dealer dan penguatan layanan 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) di berbagai daerah. Dengan jangkauan layanan yang lebih luas, Haka Auto optimistis dapat memberikan kenyamanan ekstra bagi konsumen dan mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.