SULAWESI TENGGARA — Setelah Toyota Avanza terus merangkak naik ke kisaran harga Rp200 jutaan, celah pasar untuk MPV 7-seater yang lebih terjangkau mulai terlihat. Lewat kolaborasi dengan Daihatsu, Toyota menghadirkan Calya pada 2016 sebagai bagian dari segmen LCGC. Facelift yang diberikan pada September 2019 membuat varian 2020 tampil lebih segar, dan kini versi bekasnya bisa didapatkan mulai Rp100 jutaan.
Mesin 1.2 Liter Dual VVT-i yang Terbukti Bandel
Calya 2020 masih mengandalkan mesin 1.200 cc Dual VVT-i dengan tenaga 88 PS. Bukan mesin yang agresif, tapi cukup untuk harian dan perjalanan luar kota. Banyak pemilik melaporkan mesin ini terkenal bandel dan irit.
Konsumsi bahan bakarnya menjadi salah satu nilai jual utama. Catatan pengguna menunjukkan angka 13-14 km/liter di dalam kota, 16 km/liter untuk kombinasi, dan bisa mencapai 20 km/liter di jalan tol. Untuk mobil 7-seater, angka ini sangat kompetitif.
Desain Lebih Modern Usai Facelift 2020
Penyegaran yang diterima Calya cukup signifikan. Bagian depan kini memakai grille besar, bumper lebih agresif, dan lampu LED yang membuatnya tidak tampak seperti mobil murah. Inspirasi desainnya berasal dari konsep Daihatsu UFC-3 yang sempat dipamerkan di IIMS 2014.
Di samping, pelek dual-tone 14 inci ikut disegarkan. Untuk varian tertinggi, spion sudah dilengkapi fitur auto retract yang membantu saat melewati gang sempit. Dimensi yang kompak membuat Calya mudah bermanuver di perkotaan.
Interior dengan Warna Baru dan Head Unit Layar Sentuh
Warna interior berubah menjadi coklat gelap, lebih elegan dan tidak mudah terlihat kotor. Pada varian G, Toyota menyematkan head unit layar sentuh yang mendukung Bluetooth, USB, AUX, dan DVD. Pengaturan AC menggunakan model knob yang modern dan mudah dioperasikan.
Ketujuh kursi sudah dilengkapi headrest dan sabuk pengaman tiga titik. Ruang penyimpanan praktis juga tersebar di kabin: under tray di bawah kursi depan, seat back pocket, dan cup holder yang melimpah.
Fitur Keselamatan: Dual Airband dan ABS Standar
Meski harga barunya saat itu di bawah Rp170 juta, fitur keselamatan Calya terbilang lengkap. Toyota membekalinya dengan dual SRS airbag, ABS, EBD, ISOFIX, serta rear parking sensor. Ada juga immobilizer key dan seatbelt pretensioner & force limiter.
Kelengkapan ini menjadi alasan utama Calya diminati keluarga muda yang mencari mobil aman dengan budget terbatas.
Handling Stabil dan Suspensi Belakang Diperbaiki
Berkat sasis monokok dan double stabilizer, Calya terasa cukup stabil meski melaju di atas 100 km/jam. Toyota juga memperbaiki karakter suspensi belakang pada model facelift agar tidak mudah amblas saat membawa tujuh penumpang penuh. Untuk mobil seukurannya, handling ini lebih dari cukup.
Tips Membeli Calya 2020 Bekas
Sebelum membeli, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, periksa riwayat servis berkala — Calya yang rutin di bengkel resmi biasanya punya kondisi mesin lebih terjaga. Kedua, cek kondisi suspensi belakang meski sudah diperbaiki pada model facelift.
Jika ragu, gunakan jasa inspeksi mobil bekas profesional. Pemeriksaan menyeluruh pada mesin, kaki-kaki, kelistrikan, hingga riwayat tabrakan bisa menghindarkan dari pembelian unit bermasalah. Harga bekas Calya 2020 bervariasi tergantung varian, transmisi, jarak tempuh, dan lokasi penjualan.