Pencarian

Workshop Jurnalistik Investigasi UHO: Mahasiswa Kendari Belajar Teknik Peliputan dari Wartawan Senior SultraKini

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:51:31 WIB
Workshop Jurnalistik Investigasi UHO: Mahasiswa Kendari Belajar Teknik Peliputan dari Wartawan Senior SultraKini
Mahasiswa UHO mengikuti workshop jurnalistik investigasi di Aula Bahtiar FISIP.

KENDARI — Workshop digelar di Aula Bahtiar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO. Dosen pengampu mata kuliah Jurnalistik Investigasi sekaligus Pendiri SultraKini.com, Dr. M. Djufri Rachim, M.Si., membuka acara dengan menekankan bahwa liputan investigasi tidak bisa dilakukan secara instan.

"Seorang jurnalis investigasi harus melalui proses pelatihan, pendampingan, serta penguatan kemampuan analisis sebelum terjun melakukan peliputan," ujarnya dalam sambutan.

Kolaborasi dengan Tempo untuk Liputan Mendalam

Djufri Rachim mengungkapkan bahwa SultraKini.com merupakan salah satu dari hanya dua media di Pulau Sulawesi yang tergabung dalam jaringan kolaborasi investigasi bersama Tempo. Saat ini, sekitar 30 media lokal di Indonesia terlibat dalam jaringan tersebut.

"Tempo merasa jurnalisme investigasi tidak cukup hanya dilakukan oleh mereka sendiri. Liputan investigasi harus tumbuh di berbagai daerah agar persoalan-persoalan publik dapat terungkap secara lebih luas," jelas Djufri menirukan semangat kolaborasi tersebut.

Belajar dari Kasus Nyata: Tambang Morosi hingga Banjir

Dalam sesi workshop, para mahasiswa mendapat gambaran langsung dari pengalaman liputan SultraKini.com yang telah menyoroti berbagai isu strategis di Sulawesi Tenggara. Beberapa di antaranya adalah persoalan pertambangan di Morosi, banjir, hingga pembangunan BTN.

"Saya mengajak seluruh mahasiswa jurnalistik untuk belajar kepada para senior yang telah berpengalaman. Bahkan saya sendiri masih terus belajar mengenai teknik dan metode peliputan investigasi," kata Djufri Rachim.

Mahasiswa Antusias Bekali Diri untuk Dunia Jurnalistik

Ketua Panitia kegiatan, Dwy Rathynirmala, yang juga Wakil Ketua Angkatan 2024 Program Studi Jurnalistik, mengingatkan peserta untuk mengikuti materi dengan serius. Ia menilai ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam dunia jurnalistik.

"Semoga melalui pelatihan ini kita dapat memahami proses jurnalistik investigasi dengan baik dan mampu menerapkannya dalam praktik pemberitaan yang profesional, akurat, dan bertanggung jawab," ujar Dwy Rathynirmala.

Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis, peliputan, hingga penulisan berita yang akurat dan bertanggung jawab. Kemampuan tersebut, menurutnya, sangat dibutuhkan oleh calon jurnalis di masa depan untuk menghadapi tantangan industri media yang semakin kompetitif.

Bagikan
Sumber: sultrakini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks