SULAWESI TENGGARA — Pertandingan di kandang netral Amerika Serikat nanti akan menjadi ujian berat bagi Argentina. Sepanjang kariernya di Piala Dunia, Messi tercatat memiliki catatan mentereng saat berhadapan dengan tim-tim Eropa, meski beberapa laga juga menyisakan kenangan pahit.
Catatan Messi Lawan Wakil UEFA: Dominan di Fase Grup, Getir di Final
Dalam lima edisi Piala Dunia yang diikutinya, Messi telah bertemu dengan berbagai lawan dari Benua Biru. Ia mencetak gol ke gawang Serbia (2006), Bosnia (2014), Nigeria (2018, meski Nigeria adalah Afrika, catatan ini sebagai pembanding), dan yang paling ikonik adalah gol ke gawang Prancis di final 2022.
Tapi statistik menunjukkan, produktivitas Messi menurun drastis saat Argentina menghadapi tim Eropa di babak gugur. Dari empat pertemuan di fase knockout melawan tim UEFA, Messi hanya mencetak satu gol—itu pun lewat penalti kontra Belanda di perempat final 2022.
Final 2014 dan 2022 Jadi Tolak Ukur
Kekalahan 0-1 dari Jerman di final 2014 menjadi luka terdalam. Messi digadang-gadang tampil kurang maksimal karena ketatnya penjagaan pemain Jerman. Sebaliknya, final 2022 melawan Prancis menjadi panggung pembuktian. Dua golnya ke gawang Hugo Lloris membawa Argentina juara, sekaligus memutus kutukan pertandingan final lawan Eropa.
"Messi selalu punya motivasi ekstra saat melawan tim Eropa. Dia tahu bagaimana gaya bermain mereka yang disiplin dan fisik," ujar analis sepak bola Argentina, Fernando Niembro, dalam wawancara dengan TyC Sports.
Inggris: Lawan yang Pernah Dikalahkan di Piala Dunia
Pertemuan terakhir Argentina dan Inggris di Piala Dunia terjadi pada babak grup 2002. Saat itu, Inggris menang 1-0 berkat penalti David Beckham. Namun Messi belum memperkuat timnas senior saat itu. Pertemuan paling berkesan antara Messi dan Inggris justru terjadi di laga uji coba 2005, di mana Messi mencetak gol pertamanya untuk Argentina.
Kini, dengan skuad Argentina yang lebih matang dan Messi yang masih menjadi otak permainan, laga semifinal ini diprediksi berjalan ketat. Rekor Messi melawan tim Eropa akan kembali diuji, dan publik sepak bola dunia menanti apakah ia bisa kembali menjadi penentu kemenangan Albiceleste.