Pencarian

Kylian Mbappe Kini Jadi Jenderal Lapangan Prancis di Piala Dunia 2026, Berkat Rezim Kepercayaan Deschamps

Jumat, 03 Juli 2026 • 23:50:01 WIB
Kylian Mbappe Kini Jadi Jenderal Lapangan Prancis di Piala Dunia 2026, Berkat Rezim Kepercayaan Deschamps
Kylian Mbappe memimpin skuad Prancis dengan penuh semangat di Piala Dunia 2026.

SULAWESI TENGGARA — Prancis melaju mulus di Piala Dunia 2026 setelah membantai Swedia 3-0. Namun, gambar yang paling membekas dari laga tersebut bukanlah tendangan salto Michael Olise yang membentur tiang, melainkan momen ketika Mbappe berlari ke arah Deschamps dan memeluknya erat, disusul seluruh skuad yang bergabung.

Pelukan yang Lebih Dari Sekadar Selebrasi

Deschamps mengaku tersentuh dengan gestur kaptennya itu. Pelatih berusia 57 tahun itu baru saja kembali dari cuti singkat setelah kehilangan ibundanya. "Dia (Mbappe) menyentuh saya secara mendalam," kata Deschamps. "Mereka tampil solid saat saya pergi, dan kini saya kembali 100 persen. Semangat tim tidak memenangkan pertandingan, tapi bisa membuat Anda kehilangannya."

Kekuatan kolektif ini bukan sekadar basa-basi. Bagi Prancis, ini adalah tameng terhadap hantu masa lalu. Kenangan pahit Piala Dunia 2010, ketika skuad mogok latihan dan Nicolas Anelka diusir pulang akibat keretakan dengan pelatih Raymond Domenech, masih membekas. Kini, di tahun 2026, Les Bleus bersatu, termasuk dalam menghadapi tekanan politik yang dihadapi Mbappe akibat sikapnya menentang ekstrem kanan Prancis.

Empat Penyerang, Satu Misi: Serangan Balik Total

Deschamps, yang dikenal pragmatis, melakukan perubahan taktik berani di turnamen ini. Ia kembali memainkan empat penyerang murni secara bersamaan—formasi yang sempat ia tinggalkan di Euro 2024. Hasilnya? Pertahanan tetap kokoh, tapi serangan menjadi lebih eksplosif. Mbappe yang biasanya enggan bertahan, kini terlihat gemar merebut bola kembali dari kaki lawan.

Ia berduet dengan tiga penyerang PSG lainnya dan Michael Olise dari Bayern Munich. Kuartet ini menjalankan skema counter-pressing agresif yang membuat Prancis melaju mulus di fase grup. "Kekuatan kolektif di atas segalanya, dan Kylian adalah contoh terbaiknya," tegas Deschamps.

Mbappe: Kapten, Pemimpin, dan Jenderal Lapangan

Sejak dipercaya ban kapten pada 2023, Mbappe kini benar-benar menjelma menjadi pemimpin sejati. Di usia 27 tahun, ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mengambil tanggung jawab untuk menjaga harmoni tim. Ia melakukannya dengan senyuman, seperti yang terlihat di setiap foto dan unggahan media sosial tim. Bagi lawan, ini adalah sinyal bahaya: Prancis tidak hanya kuat, mereka juga bahagia.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks