Pencarian

Apple Naikkan Harga iCloud+ di Indonesia dan Delapan Negara Lain, Simak Daftar Terbaru

Minggu, 19 Juli 2026 • 10:21:31 WIB
Apple Naikkan Harga iCloud+ di Indonesia dan Delapan Negara Lain, Simak Daftar Terbaru
Apple resmi menaikkan harga langganan iCloud+ di Indonesia dan delapan negara lain mulai pekan ini.

SULAWESI TENGGARA — Apple memperluas gelombang kenaikan harga ke layanan penyimpanan awan iCloud+. Pekan ini, perusahaan asal Cupertino itu mengerek harga iCloud+ di Indonesia, Jepang, Filipina, Vietnam, Selandia Baru, Nigeria, Mesir, dan Turki. Langkah ini menyusul kenaikan harga Apple Music, Apple One, serta produk keras seperti MacBook dan iPad akibat krisis memori global.

Berapa Kenaikan Harga iCloud+ di Indonesia?

Untuk pasar Indonesia, paket 50 GB tetap dibanderol Rp 15.000 per bulan — tidak berubah. Namun, paket 200 GB naik dari Rp 49.000 menjadi Rp 59.000 per bulan. Pengguna yang butuh ruang lebih untuk backup foto dan video harus merogoh kocek tambahan Rp 10.000 setiap bulan.

Kenaikan paling signifikan terjadi di paket 2 TB, dari Rp 169.000 menjadi Rp 199.000. Sementara paket 6 TB dan 12 TB masing-masing naik menjadi Rp 599.000 dan Rp 1.199.000. Sebelumnya, harga kedua paket itu Rp 499.000 dan Rp 999.000.

Negara Mana yang Paling Terpukul?

Nigeria mencatat kenaikan persentase tertinggi. Paket 200 GB di sana melonjak dari 2.900 Naira menjadi 4.500 Naira — naik lebih dari 55 persen. Disusul Vietnam dengan kenaikan paket 50 GB dari 19.000 Dong menjadi 25.000 Dong, atau sekitar 31 persen.

Di Jepang, kenaikan terjadi di semua lini. Paket 50 GB naik dari 150 Yen menjadi 180 Yen, sementara paket 12 TB meloncat dari 9.000 Yen ke 11.000 Yen. Turki juga mengalami kenaikan seragam di seluruh varian, dengan paket 2 TB naik dari 399,99 Lira menjadi 549,99 Lira.

Ada Negara Baru yang Pakai Dolar AS

Apple menambahkan Laos, Mauritius, dan Republik Kongo ke dalam daftar negara yang pembayaran iCloud+-nya dikenakan dalam dolar AS. Harga di ketiga negara itu bervariasi: paket 50 GB mulai 0,99 dolar AS (sekitar Rp 16.300) di Laos, sementara di Mauritius dan Republik Kongo dibanderol 1,19 dolar AS (sekitar Rp 19.600).

Apple menyebut harga tersebut “mungkin sedikit lebih tinggi” karena sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (VAT). Ini menjadi catatan tersendiri bagi pengguna di negara-negara tersebut yang terbiasa membayar dalam mata uang lokal.

Kenapa Harga Naik Sekarang?

Kenaikan iCloud+ terjadi di tengah tren kenaikan harga langganan Apple secara global. Sebelumnya, Apple menaikkan harga Apple Music dan Apple One di Amerika Serikat dan beberapa negara lain. Perusahaan juga menaikkan harga iPhone di Jepang hingga 11 persen serta MacBook, iPad, dan produk lain akibat kelangkaan memori yang masih berlangsung di industri.

Bagi konsumen Indonesia, kenaikan ini mungkin belum terasa terlalu berat — terutama jika hanya menggunakan paket 50 GB. Namun, pengguna yang sudah terbiasa dengan paket 200 GB ke atas harus mulai menghitung ulang anggaran bulanan untuk layanan cloud.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks