Pencarian

Remaja 14 Tahun Hilang Diduga Jatuh dari Kapal di Perairan Buton Selatan, Tim SAR Baubau Dikerahkan

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:12:19 WIB
Remaja 14 Tahun Hilang Diduga Jatuh dari Kapal di Perairan Buton Selatan, Tim SAR Baubau Dikerahkan
Tim SAR Baubau menyisir Perairan Lande, Buton Selatan, untuk mencari Marifah (14) yang dilaporkan hilang dari kapal pada Minggu (19/7/2026) dini hari.

BUTON SELATAN — Operasi pencarian terhadap Marifah (14), remaja yang diduga jatuh dari kapal di Perairan Lande, terus dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Baubau sejak Minggu (19/7/2026) dini hari. Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 02.15 Wita dari Hasriah, keluarga korban, yang melaporkan anaknya hilang saat berada di atas kapal.

Kronologi Kejadian: Dari Istirahat di Kamar hingga Hilang di Haluan

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 Wita saat korban selesai mengambil umpan di bagan. Seorang anak buah kapal (ABK) kemudian meminta Marifah beristirahat di dalam kamar kapal. Namun, sekitar setengah jam kemudian, seorang ABK melihat korban sudah berada di bagian haluan kapal.

Saat dilakukan pengecekan pada pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat lagi dan diduga kuat terjatuh ke laut. Keluarga yang tidak mendapatkan kabar kemudian melaporkan kejadian ini ke Basarnas pada dini hari.

Tim SAR Bergerak Cepat: Jarak Tempuh 26 Kilometer dari Pos Baubau

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 02.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau langsung diberangkatkan menuju lokasi. Jarak tempuh dari Pos SAR Baubau ke lokasi pencarian diperkirakan sekitar 14 mil laut atau setara 26 kilometer. Unsur yang diterjunkan meliputi SMC dan staf SMC, tim rescue, serta keluarga korban.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026), mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim penyelamat setelah menerima laporan. “Pada pukul 02.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR,” ujarnya.

Peralatan dan Kondisi Cuaca Saat Pencarian

Tim membawa sejumlah peralatan untuk mendukung operasi, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan evakuasi, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya. Proses penyisiran terus dilakukan di sekitar lokasi diduga jatuhnya korban.

Kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 6 knot dari timur dan tinggi gelombang berkisar 0 hingga 0,8 meter. Meski cuaca mendukung, pencarian terhadap Marifah masih belum membuahkan hasil hingga berita ini diturunkan.

Bagikan
Sumber: sultrakini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks